Nama | : Rusman |
Alamat | : Jl. Depati Amir Rt. 01 Desa Sungaiselan Atas, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah |
Moto | : Bermartabat, Tentram, Damai, Unggul Dan Harmonis (Berteduh) |
Telp/Fax | : - |
Desa Sungaiselan Atas dulunya merupakan Dusun Atas yaitu bagian dari wilayah Desa Sungaiselan. Dengan disahkannya Peraturan daerah Kabupaten Bangka Tengah Nomor 32 Tahun 2006 tentang pembentukan 16 desa dan 6 Kelurahan di Kabupaten Bangka Tengah, maka Dusun Atas pun resmi berubah status menjadi Desa Sungaiselan Atas.
Sejarah Desa Sungaiselan Atas tidak bisa dipisahkan dengan sejarah keberadaan Pohon Bulin yang sampai sekarang ini masih terdapat diujung sungai, yaitu Aik Ginok. Berdasarkan cerita tetua masyarakat, sebagaimana dituturkan kembali oleh Kepala Desa Sungaiselan Atas, Zailani, bahwa dulu ada seorang pangeran bernama Pangeran Reno yang lari bersama rombongannya karena alasan peperangan. Pangeran Reno bersama sang istri yang bernama Ratu kunti, masuk menyusuri Sungaiselan yang pada masa itu masih kecil. Rombongan ini menusuri sungai dengan perahu sampai ke ujung sungai yang saat ini dikenal oleh warga kawasan ini dengan sebutan Aik Ginok. Pangeran Reno kemudian menetap di kawasan ini, sementara kedua dayungnya kemudian tumbuh menjadi dua buah pohon, yaitu Pohon Bulin. Kedua pohon ini sampai sekarang masih ada diseputaran Aik Ginok dan termasuk dijaga oleh masyarakat di Desa ini.
Adapun kampung pertama di Sungaiselan Atas adalah Kampung Sahang yang tersambung dengan kampong Balar. Sementara itu, Sungaiselan Atas juga menyimpan riwayat panjang terkait dengan penyebaran agama Islam. Adalah Syayid Ali yang disebut oleh tetua dating dari Gujarat, menyebarkan Islam di Daerah ini dan sekitarnya. Makam Sayid Ali dikeramatkan oleh warga di kawasan ini dan sampai sekarang masih terjaga.