Tentu. Berikut artikel yang dapat digunakan untuk website sekolah, berita sekolah, atau dokumentasi kegiatan SMA Negeri 1 Sungaiselan.
SMA Negeri 1 Sungaiselan Gelar Pelatihan IHT Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam dengan Asesmen Berorientasi TKA
Sungaiselan, 22–23 September 2026 — SMA Negeri 1 Sungaiselan menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) pada tanggal 22–23 September 2026 dengan mengangkat tema “Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam dengan Asesmen Berorientasi TKA”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kompetensi pendidik serta memperkuat kualitas proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Kegiatan IHT menghadirkan Ibu Dr. Ati Lasmanadewi, M.Pd. sebagai narasumber. Beliau memberikan penguatan dan pendampingan kepada para guru mengenai implementasi pembelajaran mendalam serta penyusunan dan penerapan asesmen yang berorientasi pada Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Pelatihan ini diikuti oleh para pendidik SMA Negeri 1 Sungaiselan dengan penuh antusias. Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi secara konseptual, tetapi juga diarahkan untuk memahami bagaimana prinsip pembelajaran mendalam dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
Memperkuat Pembelajaran yang Bermakna
Pembelajaran mendalam menjadi salah satu fokus penting dalam pengembangan kualitas pembelajaran. Melalui kegiatan IHT ini, guru didorong untuk merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir, pemahaman konsep, penerapan pengetahuan, serta keterampilan peserta didik dalam menghadapi berbagai permasalahan.
Dalam pelaksanaannya, guru diajak untuk memahami bagaimana pembelajaran dapat dirancang agar peserta didik terlibat secara aktif dalam proses belajar. Pembelajaran diharapkan mampu memberikan pengalaman yang bermakna sehingga peserta didik dapat menghubungkan pengetahuan yang diperoleh dengan situasi nyata di lingkungan sekitarnya.
Narasumber juga memberikan berbagai penguatan terkait strategi pembelajaran, perencanaan pembelajaran, pengembangan aktivitas peserta didik, serta penyusunan asesmen yang selaras dengan tujuan pembelajaran.
Asesmen Berorientasi TKA
Salah satu fokus utama kegiatan adalah penguatan pemahaman guru mengenai asesmen berorientasi TKA. Para guru diberikan pemahaman mengenai pentingnya menyusun asesmen yang mampu mengukur kemampuan akademik peserta didik secara lebih komprehensif.
Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu mengembangkan soal dan instrumen asesmen yang tidak hanya menguji kemampuan mengingat informasi, tetapi juga mendorong peserta didik untuk memahami, menganalisis, menerapkan konsep, dan menggunakan penalaran dalam menyelesaikan permasalahan.
Kegiatan praktik dan diskusi menjadi bagian penting dalam pelatihan. Para peserta diberikan kesempatan untuk menganalisis contoh soal, mendiskusikan karakteristik asesmen, serta mengembangkan instrumen yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan kebutuhan peserta didik.
Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru
Pelaksanaan IHT selama dua hari ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional para guru SMA Negeri 1 Sungaiselan. Guru tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk merefleksikan praktik pembelajaran yang selama ini telah dilaksanakan.
Melalui kolaborasi dan diskusi antarguru, berbagai pengalaman dalam mengelola pembelajaran dapat saling dibagikan. Hal ini diharapkan dapat membangun budaya belajar bersama di lingkungan sekolah sekaligus mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang lebih efektif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi SMA Negeri 1 Sungaiselan untuk terus melakukan pengembangan dan peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Komitmen SMA Negeri 1 Sungaiselan
Melalui kegiatan IHT “Penguatan Implementasi Pembelajaran Mendalam dengan Asesmen Berorientasi TKA”, SMA Negeri 1 Sungaiselan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas pendidik.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di kelas. Dengan demikian, pembelajaran di SMA Negeri 1 Sungaiselan diharapkan semakin mampu mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, memahami konsep secara mendalam, mampu menerapkan pengetahuan, serta memiliki kesiapan menghadapi berbagai bentuk asesmen akademik.
Kegiatan IHT yang berlangsung pada 22–23 September 2026 tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun praktik pembelajaran yang semakin berkualitas dan berkelanjutan.
Dengan semangat belajar, berkolaborasi, dan berinovasi, seluruh pendidik SMA Negeri 1 Sungaiselan diharapkan mampu menerapkan hasil pelatihan dalam pembelajaran sehari-hari sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi seluruh peserta didik.